Agar Efisien, Pengawasan Diperketat di Salubarani dan Kaleakan Saja

  • Whatsapp

KAREBATORAJA.COM, RANTEPAO — Pandemi Covid-19 atau virus Corona adalah nyata dan massif. Karena itu, menghadapinya juga harus dengan masif dan sistematis.

Itu diungkapkan aktivis pemuda Toraja, Yervis Pakan, dalam pesan tertulis ke redaksi karebatoraja.com, Jumat, 5 Juni 2020.

Bacaan Lainnya

Yervis menyerukan kepada pemerintah dua kabupaten di Toraja agar duduk bersama, menjalin komunikasi dan kerjasama secara sistematis menerapkan perlawanan semesta terhadap Covid-19 ini. Contoh hal yang masih kurang efisien, menurut Yervis, ialah posko perbatasan kabupaten.

Baca Juga  Didemo Soal Dana Covid-19, Begini Penjelasan Satgas Tana Toraja

Yervis Pakan berharap, pemerintah Kabupaten Tana Toraja cukup ketat di Salubarani dan Toraja Utara di Posko Kaleakan. Hal ini akan membuat tenaga dan biaya yang dibutuhkan untuk Satgas Covid-19 bisa diminimalkan.

“Jadi, biar Satgas yang lain bisa terus-menerus sosialisasi ke masyarakat. Kita tidak bisa bila hanya mengandalkan Satgas Covid, perlawanan ini harus melibatkan semua masyarakat melalui kesadaran kolektif. Mulai dari bagaimana hidup bersih, bermasker saat keluar rumah, menghindari kerumuman, dan lain-lain,” katanya.

Virus Corona ini, menurut Yervis, akan tetap ada dalam dunia walau vaksin sudah ditemukan kelak, kecuali Tuhan mengizinkan virus lenyap dan kalah oleh kecerdasan manusia.

Belajar dari Flu Spanyo 1918 (dikenal di Toraja dengan nama Ra’ba Biang) yang menjangkiti 400-500 juta manusia, dan membuat manusia meninggal dunia 100an juta diseluruh dunia, itu pukulan terberatnya ialah gelombang kedua.

Baca Juga  Mobil Rombongan PKB Gereja Toraja Jemaat Pajalesang Palopo Terbalik di Kaleakan

“Ini data di Wikipedia, kita tidak harus mengalaminya untuk cerdas, tapi kita bisa belajar cerdas dari hal itu. Jadi dalam hidup berdampingan, kita harus cerdas secerdas-cerdasnya,” pungkasnya. (*)

Penulis: Desianti
Foto: dok. istimewah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *