7 Foto Kondisi Bandara Buntu Kunik Mengkendek yang Bakal Diresmikan Presiden Jokowi

  • Whatsapp
Sempat diragukan sebagian kalangan, pembangunan Bandara Buntu Kunik di Kecamatan Mengkendek, Kabupaten Tana Toraja, kini memasuki tahap akhir. Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi, menegaskan pembangunan bandara ini akan selesai pada Mei 2020 dan diharapkan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

KAREBATORAJA.COM, MENGKENDEK — Proyek pembangunan Bandar Udara  Buntu Kunik di Kecamatan Mengkendek, sudah hampir rampung. Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Budi Karya Sumadi, menargetkan proyek bernilai ratusan miliar ini, rampung pada Mei 2020 mendatang.

“Untuk runway optimumnya 2.000 meter agar bisa didarati Boeing, namun kita akan kerja bertahap, bulan April ini kita selesaikan yang 1.600 meter dulu sehingga paling lambat Mei 2020 sudah bisa beroperasi,” tegas Menhub Budi Karya kepada wartawan di sela-sela kunjungannya ke Bandara Buntu Kunik, Kecamatan Mengkendek, Tana Toraja, Jumat, 28 Februari 2020.

Baca Juga  Tana Toraja: Jokowi 87,98%, Prabowo 12,01%

Bacaan Lainnya

“Kalau semua ini selesai, kita akan undang Bapak Presiden (Presiden Joko Widodo) untuk resmikan,” ujar Budi Karya lebih lanjut.

Budi Karya menyebut, kunjungannya ke Bandara Buntu Kunik ini atas perintah Presiden. Karena Presiden Joko Widodo, yang pernah berkunjung ke Toraja pada akhir tahun 2018 yang lalu, ingin agar semua sarana transportasi di daerah tujuan wisata harus segera rampung dan digunakan.

Ujung landasan pacu bagian selatan.

“Oleh karenanya Kemenhub diperintahkan untuk segera menyelesaikan pembangunan Bandara Buntu Kunik ini,” kata Budi Karya.

Baca Juga  Gubernur SYL Janji Datangkan Presiden Jokowi dan PM Malaysia ke Toraja
Ujung landasan pacu pesawat bagian utara.

Budi Karya juga menjelaskan tahap awal operasi BBK ditargetkan bisa didarati pesawat jenis ATR dengan kapasitas 72 penumpang. Kementerian Perhubungan menargetkan jumlah penumpang pesawat mencapai 500 ribu penumpang/tahun atau sekitar 40 ribu/bulannya.

Bangunan terminal penumpang, apron pesawat, dan rumah dinas pegawai bandara.

Pantauan karebatoraja.com di lapangan, saat ini progres pembangunan Bandara Buntu Kunik sekitar 85 persen. Pembangunan runway (landasan pacu) sepanjang 1.600 telah selesai dikerjakan. Demikian pula bangunan apron berkapasitas dua pesawat.

Akses jalan masuk bandara Buntu Kunik melalui Mapongka dan Ge’tengan.

Bangunan terminal penumpang (kedatangan/keberangkatan) juga hampir selesai. Tinggal sebagian pekerjaan di bagian atap, sedangkan dinding dan lantai sudah selesai. Pintu gerbang masuk bandara, juga sudah selesai dibangun.

Baca Juga  Meski Diundur Jadwalnya, Persiapan Peresmian Bandara Toraja oleh Presiden Jokowi Terus Dikebut
Kunjungan Menteri Perhubungan RI ke Bandara Buntu Kunik

Sementara akses jalan masuk bandara, juga sudah dibangun dan terus diupayakan penyelesaiannya secepat mungkin. Akses jalan masuk bandara ini dibuat dua jalur, masuk dan keluar. Jalan masuk ini dibangun dari jalan poros Makassar-Toraja (Ge’tengan). Proyek jalan masuk bandara ini adalah pekerjaan kroyokan antara pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan pemerintah Kabupaten Tana Toraja.

“Secepatnya kita rampungkan (pekerjaan jalan). Ini kan tinggal pekerjaan finishing,” ujar Bupati Tana Toraja, Nicodemus Biringkanae. (*)

Penulis: Arsyad Parende
Foto: Giovanni Givan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *