7.283 Keluarga Miskin di Toraja Utara Dapat PKH, Dananya Mencapai Rp11,3 Miliar

  • Whatsapp

KAREBATORAJA.COM, RANTEPAO — Pemerintah Kabupaten Toraja Utara melalui Dinas Sosial, telah menyalurkan bantuan sosial dalam program keluarga harapan (PKH) kepada 7.283 keluarga miskin di Toraja Utara. Jumlah uang yang disalurkan mencapai Rp10.897.500.000.-

Penyaluran PKH ini dilakukan oleh bank yang ditunjuk pemerintah (Bank Mandiri) dan langsung kepada keluarga penerima manfaat.

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas Sosial Toraja Utara, Elisabeth Zakaria Rantetondok, dalam keterangan pers kepada karebatoraja.com, Rabu, 4 Oktober 2017, menjelaskan proses penyaluran bantuan sosial PKH sudah hampir rampung.

Baca Juga  LSM Kombongan Dituntut Kawal Program Toraja Menuju Kota Layak Anak

“Dari 7.565 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di 21 Kecamatan yang ada di Toraja Utara, yang sudah tersalur sebanyak 7.283 KPM, sisanya 282 KPM, belum tersalurkan karena beberapa sebab,” ungkap Elisabeth.

282 KPM yang belum tersalurkan tersebut, jelas Elisabeth, disebabkan karena yang bersangkutan sudah meninggal dunia, pindah ke luar daerah (merantau), cerai, dan beberapa PKM yang sakit atau melahirkan saat bansos PKH disalurkan.

“Sekarang kami bersama pendamping PKH sedang mendata ulang identitas PKM. Kalau meninggal, siapa anggota keluarga yang menggantikannya, demikian pula kalau dia pindah domisili, karena sasaran PKH ini tidak bisa diganti sembarangan, aturannya sangat jelas dari pusat,” jelas Elisabeth.

Setelah pendataan ulang itu tuntas, kata Elisabeth, pihaknya akan melakukan penyaluran PKH kepada PKM yang tertunda tersebut. “Dari 282 PKM yang belum tersalur itu, jumlah anggarannya Rp450 juta. Sehingga total bansos PKH yang seharusnya disalurkan kepada PKM sebesar Rp11.347.500.000,” katanya.

Baca Juga  Turunkan Alat Berat dan Dump Truck, Perusahaan Milik Warga Toraja Ini Bantu Evakuasi Korban Banjir Bandang Sentani

Dengan bantuan sosial PKH ini, Elisabeth berharap taraf hidup keluarga miskin di Toraja Utara bisa meningkat. Sehingga sejalan dengan visi pemerintah, mekar untuk sejahtera.

Dia juga menghimbau kepada PKM penerima PKH agar berkontribusi membantu menyukseskan program-program pemerintah. PKM penerima PKH dihimbau menjadi motor penggerak masyarakat.

“Misalnya kerja bakti di wilayah masing-masing, pemanfaatan pekarangan dengan menanam sayur dan Lombok, serta menjaga kebersihan lingkungan. Mereka yang sudah menerima bansos PKH mesti jadi motor penggerak dalam kegiatan-kegiatan itu,” pinta Elisabeth.

Pemerintah, kata Elisabeth sudah berupaya keras untuk membantu masyarakat dan keluarga-keluarga miskin di seluruh wilayah Toraja Utara. Selain PKH, pemerintah juga memberikan Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP), bantuan lansia, dan bantuan disabilitas. Juga memberikan ketrampilan kepada anak putus sekolah, anak-anak yang terjerat narkoba dan masalah sosial lainnya. Sehingga masyarakat pun diharapkan membantu serta mendukung program-program pemerintah.

Baca Juga  Kalatiku Harap Tim Futsal Toraja Utara Bisa Lolos ke Porda Sulsel

“Mulailah dengan hal-hal kecil dari keluarga. Kalau ada got air yang tersumbat di depan rumah, mari bersihkan. Kalau jalanan di depan rumah kotor atau ditumbuhi semak-semak, mari bersihkan. Melakukan hal-hal yang kecil saja, tetapi dilakukan oleh banyak orang, akan sangat membantu pemerintah,” pungkas Elisabeth. (Arthur)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *