28 Kelurahan di Toraja Utara Ini Diusulkan Kembali Menjadi Lembang (Desa)

  • Whatsapp

KAREBATORAJA.COM, RANTEPAO — Pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Toraja Utara mengusulkan 28 Kelurahah di Kabupaten Toraja Utara untuk diubah kembali statusnya menjadi Lembang (Desa).

Usulan tersebut sudah dibuat dalam bentuk Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda), yang saat ini sedang dibahas bersama pemerintah dan DPRD.

Bacaan Lainnya

Ketua Panitia Khusus (Pansus) 1, DPRD Toraja Utara, Paulus Tangke, yang dikonfirmasi karebatoraja.com, Senin, 3 Juli 2017, membenarkan hal itu. Menurut Paulus, perubahan status kelurahan menjadi lembang atau desa, sangat dimungkinkan, baik Undang-undang nomor 6 tahun 2014, maupun peraturan pemerintah (PP) nomor 43 tentang penataan desa, maupun Peraturan Menteri Dalam Negeri.

Baca Juga  Jenazah Pertama Korban Gempa dari Palu Tiba di Toraja

“Ranperda ini sudah dua tahun diusulkan pemerintah, tetapi baru kita bahas sekarang, karena waktu mau dibahas tahun lalu, ditunda berdasarkan saran dari PMD Kemendagri. Itu hari waktu konsultasi ke sana, kita disarankan menunggu Permendagri yang baru. Nah, sekarang sudah ada Permendagri yang baru sehingga kita bahas lebih lanjut Ranperda ini,” urai Paulus.

Dia mengatakan, alasan utama perubahan status 28 kelurahan di Toraja Utara menjadi Lembang (desa), karena wilayah-wilayah ini belum memenuhi syarat administrasi kelurahan. Diantara kekurangannya, yakni penduduknya harus majemuk/heterogen. Fasilitas lengkap, baik transportasi, komunikasi, dan lain-lain.

“Tapi setelah diteliti, 28 kelurahan ini sebenarnya belum layak menjadi kelurahan, sehingga kita usulkan kembali menjadi lembang (desa),” ucap politisi PDI Perjuangan ini.

Baca Juga  Toraja Utara Dapat DAK Pendidikan Rp 16 Miliar untuk SD dan SMP

Ke-28 Kelurahan yang diusulkan kembali menjadi lembang itu, masing-masing Kelurahan Mentirotiku, Pasele, dan Laang Tanduk di kecamatan Rantepao. Kelurahan Deri, Pangli Selatan, Palawa’, dan Bori’ di kecamatan Sesean. Beriku, Kelurahan Pangala’ dan Pangala’ Utara di kecamatan Rindingallo. Kelurahan Tongkonan Basse dan Tallang Sura’ kecamatan Buntao. Dari kecamatan Sa’dan, ada dua Kelurahan, masing-masing Sa’dan Matallo dan Sa’dan Malimbong.

Dari kecamatan Sanggalangi dan Sopai hanya masing-masing satu kelurahan, yakni Pa’paelean dan Nonongan Utara. Kelurahan Tagari dan Balusu dari Kecamatan Balusu, Kelurahan Pasang dan Sapan dari kecamatan Denpina dan Buntu Pepasan. Dari kecamatan Baruppu, yakni Kelurahan Baruppu Selatan.

Kecamatan Kesu’ dan Rantebua, masing-masing dua kelurahan, yakni Ba’tan dan Panta’nakan Lolo serta Buangin dan Bokin. Dari Tallunglipu hanya satu kelurahan, yakni Tantanan Tallunglipu. Dari Tikala ada dua kelurahan, yakni Buntu Barana’ dan Tikala. Terakhir dari Nanggala, yakni Kelurahan Sangpiak Salu. (Arthur)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *