Home » EKOBIS » Tim Gabungan Sita Ikan Berformalin di Perbatasan Toraja Utara
Petugas tim gabungan memeriksa dan mengetes kadar formalin pada ikan yang hendak masuk di Toraja Utara, dalam razia ikan berformalin di Kaleakan, Nanggala, kemarin.

Tim Gabungan Sita Ikan Berformalin di Perbatasan Toraja Utara

KAREBA TORAYA — Ketergantungan masyarakat Toraja terhadap produk ikan dari luar daerah, tidak terbantahkan lagi. Tiap hari, ratusan bahkan mungkin ribuan kilo ikan dari luar daerah, dikonsumsi masyarakat. Pemerintah daerah diharap melakukan pengawasan secara ketat terhadap produk ikan yang masuk ke daerah ini. Sebab, tidak menutup kemungkinan ikan yang masuk itu mengandukung zat pengawet berbahaya dengan kadar yang melebihi batasan yang bisa dikonsumsi manusia.

Gejala dan dugaan ini menemui kebenaran saat tim gabungan pemerintah kabupaten Toraja Utara, yang terdiri dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Kesehatan, dan Satpop Pamong Praja, menggelar razia formalin di perbatasan kabupaten Toraja Utara – Kota Palopo (Kaleakan), belum lama ini. Setiap ikan basah maupun kering yang hendak masuk ke wilayah Toraja Utara diperiksa petugas menggunakan alat pendeteksi zat berbahaya. Hasilnya, ada satu boks ikan basah seberat 50 kilogram yang diduga kuat mengandung formalin melebihi ambang batas disita petugas.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Toraja Utara, MG Sumule, menegaskan pedagang yang kendapatan membawa ikan dengan kadar formalin melebihi batas ini akan disanksi sesuai aturan yang berlaku. Sedangkan ikan yang mengandung formalin tersebut akan dimusnahkan.

Sumule mangatakan, pihaknya terus melakukan penjagaan dan razia ikan berformalin di perbatasan kabupaten Toraja Utara, baik di Rantelemo (perbatasan dengan Tana Toraja) maupun di Kaleakan.

“Ini sudah instruksi bupati, untuk melindungi konsumen (masyarakat Toraja Utara) dari kemungkinan mengkonsusmi makanan yang mengandung zat pengawet berlebihan seperti formalin,” tegas Sumule. (Jufri Tonapa)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*