Home » HEADLINE » Tersangka Kasus Korupsi Jalan Pangala-Awan Bisa Bertambah
Kabid Humas Polda Sulselbar, Kombes Frans Barrung Mangera

Tersangka Kasus Korupsi Jalan Pangala-Awan Bisa Bertambah

KAREBA TORAYA — Kepala Bidang Humas Polda Sulselbar, Kombes Frans Barrung Mangera, menegaskan jumlah tersangka dalam kasus dugaan korupsi pembangunan jalan poros Pangala-Awan, Toraja Utara, bisa bertambah.

Saat ini, Polda sudah menetapkan dua tersangka dalam kasus yang diduga merugikan keuangan negara sebesar Rp2,9 milyar tersebut. Keduanya, masing-masing Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek pembanguan jalan dan jembatan, Pangala-Awan dari Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi Toraja Utara, YS. Berikutnya, Direktur PT Riantinesa, HP. Nama yang disebut terakhir adalah keponakan dari mantan bupati Toraja Utara, Frederik Batti Sorring.

“Kita sudah lakukan penyidikan dan sudah ada dua tersangka. Seperti kebanyakan kasus korupsi, tidak mungkin hanya dua orang itu yang terlibat, pasti masih ada orang lain. Tidak tertutup kemungkinan, jumlah tersangkanya bertambah,” ujar Frans, usai mengikuti upacara HUT Kabupaten Toraja Utara di Lapangan Bakti, Rantepao, Jumat, 22 Juli.

Frans menjelaskan, penetapan tersangka terhadap YS dan HP dilakukan Polda setelah gelar perkara di Mapolda Sulselbar, beberapa waktu lalu. Dari gelar perkara tersebut, Polda menemukan dugaan kerugian negara dalam kasus itu sebesar Rp2,9 milyar.

“Sudah ada indikasi kerugian negara. Jumlahnya Rp2,9 miliyar,” tutur putra asli Mengkendek ini.

Ia mengatakan pada proyek tersebut bersumber dari APBN tahun 2014 senilai Rp12,7 milyar lebih. Kasus tersebut mulai diselidiki Ditkrimsus Polda Sulsel sejak Maret 2016. (Arthur)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

share

One comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*