Home » HEADLINE » Temukan Proyek Amburadul, Wabup Ancam Lapor Kejaksaan
Ini kondisi proyek rabat beton di Dusun Pasang, Lembang Ulusalu, kecamatan Sa’dan, yang baru dikerjakan tapi sudah nampak rusak. (foto ini diambil sendiri oleh Wabup Toraja Utara)

Temukan Proyek Amburadul, Wabup Ancam Lapor Kejaksaan

KAREBA TORAYA — Wakil Bupati Toraja Utara, Yosia Rinto Kadang, dibuat geram dengan sejumlah proyek pemerintah yang dikerjakan asal-asalan oleh oknum kontraktor. Dia pun mengancam, jika pekerjaan-pekerjaan ini tidak segera diperbaiki, maka oknum-oknum kontraktor maupun SKPD pemilik proyek harus berurusan dengan aparat penegak hukum.

“Saya tidak main-main, kalau mereka (kontraktor) tidak segera memperbaiki pekerjaan yang asal-asalan itu, saya akan minta Kejaksaan turun tangan,” tegas Rinto, sapaan akrab Yosia Rinto Kadang, kepada karebatoraja.com, Senin petang, 5 Desember 2016.

Rinto pantas saja geram, sebab, belum selesai masalah proyek yang amburadul di Dende Piongan Napo, belakangan muncul lagi proyek dengan model yang sama di Lembang Ulusalu, kecamatan Sa’dan, tepatnya di Dusun Pasang. Proyek rabat beton yang menggunakan dana alokasi desa (ADD) ini diduga kuat menyalahi bestek, karena baru dikerjakan bulan Oktober yang lalu, tapi saat ini sudah mulai rusak.

“Saya sudah lihat langsung pekerjaan itu. Kondisinya memprihatinkan.” Kata Rinto.

Dia juga menyayangkan pihak Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Lembang (BPMPL) Toraja Utara, yang tidak melakukan pengawasan terhadap pekerjaan ini. Mestinya, kata Rinto, BPMPL melakukan pengawasan secara ketat semua penggunaan dana ADD oleh pemerintah Lembang. Jika ada pekerjaan atau penyalahgunaan segera lapor ke Bupati atau Wakil Bupati.

“BPMPL mestinya melakukan pengawasan dengan ketat. Masyarakat juga saya minta agar ikut melakukan pengawasan terhadap semua proyek yang ada di lembang masing-masing. Kalau tidak beres, segera lapor, saya akan tindaklanjuti,” tegasnya. (citizen reporter/Belo)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*