Home » DIASPORA » PMTI Gagas Program Toraja Menanam Pohon untuk Dunia
Pengurus PMTI, Bupati dan Wakil Bupati Toraja Utara, serta sejumlah tokoh lainnya berfoto bersama usai kegiatan menanam pohon di kawasan hutan lindung Kaleakan, Kecamatan Nanggala, Rabu siang tadi.

PMTI Gagas Program Toraja Menanam Pohon untuk Dunia

NANGGALA — Toraja yang dikenal sebagai “menara air” dan menjadi hulu sungai terbesar di Sulawesi Selatan. Itu sebabnya dibutuhkan perhatian ekstra dari sektor kehutanan sebagai penyangga ketersediaan air. Namun, faktanya kerusakan kawasan hutan lindung akibat aksi pembakaran dan ilegal loging sangat berpengaruh pada ketersediaan air.

Hal inilah yang kemudian menggugah Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI)  untuk menggagas dan menggelar aksi tanam pohon demi mengembalikan kelestarian kawasan hutan di Toraja.

Untuk mewujudkan gagasan ini, pada Rabu, 28 Desember 2016, sejumlah pengurus PMTI bekerjasama dengan pemerintah kabupaten Toraja Utara, Tana Toraja, dan Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Selatan, serta PT Inhutani menggelar aksi tanam pohon di Kawasan Hutan Lindung Kaleakan Kecamatan Nanggala, Toraja Utara.

Dalam kegiatan menanam pohon ini jenis pohon yang ditanam adalah Uru. Pohon Uru adalah jenis pohon yang dianggap tanaman endemik Toraja sehingga sangat cocok ditanam di Toraja.

Kegiatan menanam pohon ini dihadiri langsung Bupati dan Wakil Bupati Toraja Utara, Tokoh masyarakat Toraja seperti Mantan Bupati Tana Toraja, Tarsis Kodrat, mantan Kapolda Sulsel, Irjen (Purn) Matius Salempang, Anggota DPR RI Markus Nari, Kepala Dinas, dan sejumlah warga masyarakat di sekitar kawasan hutan.

Dalam kegiatan menanam pohon ini ada sekitar 1.250 pohon Uru yang disiapkan untuk tiap lokasi penanaman. Selain di daerah Kaleakan, penanaman pohon juga di gelar di daerah Kawasan Hutan Mengkendek, tepatnya di Mebali Kecamatan Mengkendek, Tana Toraja.

Kedua Bupati Toraja, Tana Toraja dan Toraja Utara sangat mengapresiasi kegiatan masyarakat perantau Toraja ini dan akan terus memberikan dukungan serta membangun kerjasama demi kelestarian hutan di Toraja.

Ketua PMTI, Frederik Batong mengatakan kegiatan ini merupakan program kerja PMTI sesuai hasil musyawarah kerja PMTI yang digelar beberapa waktu yang lalu di Jakarta. “Kegiatan ini merupakan kegiatan yang kedua digelar setelah sebelumnya juga digelar penanaman pohon jenis trembesi di area perkotaan Makale dan Rantepao,” katanya.

Sementara itu, Anggota DPR RI yang juga wakil ketua PMTI, Markus Nari yang menyempatkan diri mengikuti kegiatan penanaman pohon, mengatakan Toraja merupakan hulu dari Sungai Sad’an yang mengairi sejumlah kabupaten di Sulawesi Selatan sehingga perlu mendapatkan pelestarian.

“Kegiatan ini akan terus dilakukan dan setiap enam bulan akan di evaluasi. Kita bertekad seluruh Toraja akan kita jangkau untuk kita lakukan penanaman pohon,” ungkap politisi Partai Golkar ini. (Arsyad Parende)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*