Home » EKOBIS » Pengembalian Jaminan Berbelit-belit, Nasabah Bank Danamon Kecewa
Debitur Bank Danamon, Rina, saat mengungkapkan kekecewaannya di Bank Danamon KCP Ps. Makale, Selasa siang tadi.

Pengembalian Jaminan Berbelit-belit, Nasabah Bank Danamon Kecewa

MAKALE — Dua debitur Bank Danamon Makale, Rina dan Amnan, mengaku kecewa dengan pelayanan yang diberikan Bank Danamon, terkait jaminan kredit milik mereka. Pasalnya, meski sudah melunasi kredit, namun jaminan mereka berupa BPKB dan sertifikat tanah, masih ditahan oleh pihak bank.

Kecewa dengan pelayanan yang berbelit-belit, kedua debitur ini marah-marah di kantor Bank Danamon KCP Ps. Makale, yang terletak di kompleks Pasar Sentral Makale, Selasa, 13 Desember 2016.

Rina mengatakan, dirinya mengambil kredit di Bank Danamon dengan jaminan BPKB kendaraan. Dia mengaku sudah melunasi kreditnya sejak akhir November 2016 yang lalu. Namun, hingga saat ini, jaminan BPKB itu belum dikembalikan oleh pihak bank.

“Pihak bank berjanji besoknya akan mengembalikan BPKB kendaraan yang dijadikan sebagai jaminan namun hingga 15 hari kemudian pihak bank belum juga mengembalikan jaminan itu,” sesal Rina.

Rina menegaskan dirinya sangat dirugikan oleh urusan berbelit-belit tersebut. Karena setiap hari harus bolak-balik ke Makale mengurus jaminan itu. “Saya sudah dirugikan Pak, sudah dua minggu tidak kerja hanya untu bolak balik ke bank namun tidak mendapatkan kepastian. Alasan bank, katanya Kepala Cabang belum tanda tangan, padahal ini sudah dua minggu soal tanda tangan saja susah,” ungkap Rina.

Debitur lain, yang mengaku bernama Amnan, juga mengeluhkan hal yang sama. Sertifikat tanah yang dijaminkan tak juga dikembalikan padahal kreditnya sudah lunas empat bulan yang lalu.

Tidak hanya itu, Amnan juga mengeluhkan petugas bank yang selama ini melakukan penagihan di lapangan yang meminta tagihan lebih kepada Custemer. “Tagihan kita dari bank bunganya 2% Pak tapi pada saat ditagih bunga bisa sampai 4% yang diminta,” katanya.

“Bank Danamon terlalu mempersulit, terlalu banyak permintaan yang diminta yang tidak sesuai dengan perjanjian,” tambah Amnan.

Kepala Unit Bank Danamon KCP Ps. Makale, Markus, yang kami konfirmasi terkait keluhan debitur ini, enggan berkomentar banyak. Markus hanya mengatakan bahwa mekanisme pengembalian jaminan debitur merupakan kewenangan kantor pusat.

“Tidak bisa saya, itu bukan kewenangan saya, silahkan tanyakan ke pusat,” ujar Markus. (Arsyad Parende)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*