Home » BUDAYA » Pemuda Ini Bikin Bangga Toraja di Ajang Pemilihan Putra-Putri Batik Nusantara
Andry Elyonal Mallua', Juara Berbakat pada ajang pemilihan Putra-Putri Batik Nusantara 2016

Pemuda Ini Bikin Bangga Toraja di Ajang Pemilihan Putra-Putri Batik Nusantara

KAREBA TORAYA — Andry Elyonal Mallua’, pemuda Toraja berusia 23 tahun ini bikin bangga daerahnya pada pemilihan Putra-Putri Batik Nusantara 2016, yang diadakan Kementrian Pariwisata RI, BenKraf, dan Yayasan IPBN, akhir September lalu.

Di ajang ini, pemuda yang memiliki hoby modeling ini berhasil meraih Juara Berbakat, mewakili Provinsi Sulawesi Selatan.

malua-2

“Proses seleksinya sangat ketat. Sekitar 600 –an peserta mendaftar dari seluruh Indonesia. Kemudian disaring menjadi 45 finalis. Semuanya dilakukan di kantor Kementerian Pariwisata. Kemudian dipilih lagi 28 besar untuk dikarantina. Puji Tuhan, saya masuk dan mendapat Juara Berbakat,” ungkap Andry kepada Karebatoraja.com via pesan facebook, Jumat malam, 7 Oktober.

Dia mengatakan, dengan mengikuti ajang pemilihan Putra-Putri Batik Nusantara ini, Indonesia bisa mengetahui bahwa potensi batik di Toraja itu sangat tinggi. Seperti kain Maa dan Sarita yang pembuataannya sama persis dengan pembuatan batik.

“Kain tersebut merupakan aset Toraja,” katanya.

Dia beharap bukan hanya pemerintah saja yang bergerak melestarikan Batik Toraja ini, namun anak muda Toraja juga harus ikut campur tangan peduli dan melestarikannya.
“Hal tersebut sudah saya sampaikan saat audiensi dengan pihak Kementrian saat karantina. Ternyata dari pihak Kementrian sendri sangat exited dengan kain asli Toraja yg hampir punah,” urai Andry.

Andry mengatakan, dengan mengikuti ajang ini, dia ingin menginspirasi anak muda Toraja untuk peduli terhadap kebudayaannya sendiri. “Kalau bukan sekarang kapan lagi, kalau bukan kita siapa lagi,” ujarnya.

malua-3

Kain batik Toraja yang digunakan pada ajang pemilihan Putra-Putri Batik Nusantara 2016, dibuat sendiri oleh Andry. Motif yang dipakai adalah sarita. “Saya mengerjakannya di Banyumas, Jawa Tengah. Di sanaterdapat tempat membatik yang sudah tua. Saya belajar membatik disana,” urainya.

Untuk unjuk bakat, Andry membawakan tarian Pa’randing, menyanyi dan membuat video clip sendiri yang bertemakan Baine Maballo Toraja. Penampilan Andry mendapatkan apresiasi tinggi dari para penonton di West Mall Grand Indonesia Jakarta, lantai 8 Galeri Indonesia Kaya, pada malam Grand Final, tanggal 30 September 2016 yang lalu. (herson)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*