Home » DIASPORA » Pemain Timnas Indonesia Ini Ternyata Putra Toraja
Striker Timnas Indonesia, Lerby Eliandry Pong Baru, merayakan golnya ke gawang Thailand di Piala AFF 2015 di Filipina. (foto: istimewah)

Pemain Timnas Indonesia Ini Ternyata Putra Toraja

KAREBA TORAYA — Ketika tim nasional Indonesia ketinggalan dua gol kala menghadapi Thailand di Piala AFF 2016, Sabtu, 19 November 2016, hampir semua pendukung Indonesia lesu. Namun, memasuki babak kedua, asa Timnas Indonesia kembali hadir, saat Boaz Salosa memperkecil ketinggalan Indonesia pada menit ke-53. Dan tiga menit berselang, giliran Lerby Aliandry yang mencetak gol memanfaatkan umpan silang Benny Wahyudi dari sisi kanan pertahanan Thailand. Sundulan melambung Lerby bersarang ke gawang Thailand. Skor jadi imbang 2-2.

Lerby Eliandry Pong Baru, berlatih bersama rekan-rekannya di Timnas Indonesia. (foto: ist)

Lerby Eliandry Pong Baru, berlatih bersama rekan-rekannya di Timnas Indonesia. (foto: ist)

Meski hasil akhir Indonesia menyerah 4-2 dari Thailand, namun dua gol yang disarangkan pemain Indonesia menjadi catatan penting bagi masyarakat Indonesia, terutama masyarakat Samarinda, Kalimantan Timur dan masyarakat Toraja.

Ya, gol kedua Timnas Indonesia itu dibuat oleh pemain kelahiran Samarinda, 21 November 1991, Lerby Aliandry. Meski lahir dan besar di Samarinda, Lerby yang memiliki nama lengkap Lerby Eliandry Pong Baru, ini membawa darah Toraja 100 persen dalam tubuhnya. Ya, penyerang klub Pusamania Borneo FC ini lahir dari pasutri Andreas Sampe Tangaran dan Elisabeth Pasang Batu, yang berasal dari Dende’, kecamatan Dende’ Piongan Napo, Kabupaten Toraja Utara. Sebelumnya, Lerby bermain di klub Bali United.

Seorang warga Toraja bernama Yunita Tanan, mengaku mengenal dengan baik sosok Lerby Eliandry Pong Baru. Yunita yang pernah tinggal di rumah orang tua Lerby saat KKL, mengatakan Lerby adalah aktivis PPGT di Jemaat Mangkulapas, Samarinda Baru. Namun karena padatnya jadwal sepakbola, Lerby sering keluar daerah.

“Aktif di PPGT, cuma karena dia padat jadwal lapangannya jadi sering keluar,” kata Yunita kepada Karebatoraja.com.

Selain sepakbola, kehidupan rohani Lerby cukup baik. Selain aktif di gerejanya di Samarinda, usai laga melawan Thailand di Piala AFF 2016,  Lerby menyempatkan diri ke gereja komunitas Indonesian Christian Fellowship di Makati, Filipina. Di sana, pemain berusia 24 tahun itu bertemu dengan lebih dari 20 mahasiswa dan pekerja asal Indonesia di Filipina.

Pada tengah ibadah, Lerby memberanikan diri untuk melakukan kesaksian. Dia bercerita tentang nada sumbang akibat performa minor bersama timnas, lalu mampu membayarnya dengan satu gol ke gawang Thailand.

Melejitnya nama Lerby Eliandry Pong Baru, yang disebut pelatih Timnas Indonesia, Alfred Riedl, sebagai striker dengan masa depan Indonesia, menyentak kita semua. Ternyata generasi Toraja memiliki potensi besar di bidang sepakbola. Sayangnya, bakat mereka muncul dan diakomodir saat berada di luar Toraja, bukan di Toraja. Lerby muncul dari Samarinda dan Maldini Pali, yang terlebih dahulu dikenal, muncul dari Sulawesi Barat. (Int/Desi)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

share

One comment

  1. Ya gt lo d kmpung kn tawana nasang to mak pngkak…. Yg dr kmpg tu ia lewatlah… Alias male sauk….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*