Home » HEADLINE » Kemarin KPA, Hari Ini Giliran Pemuda Laudato Si’ yang Bersihkan Sampah di Burake
Kampanye cinta lingkungan yang dilakukan sejumlah pemuda Laudato si' usai melakukan bakti sosial bersih-bersih sampah di objek wisata Buntu Burake, Jumat siang tadi.

Kemarin KPA, Hari Ini Giliran Pemuda Laudato Si’ yang Bersihkan Sampah di Burake

MAKALE — Volume sampah yang dibuang sembarangan oleh pengunjung maupun wisatawan di objek wisata Buntu Burake Makale, ternyata cukup besar. Buktinya, setelah pada Kamis, 5 Januari kemarin, puluhan karung sampah berhasil dikumpulkan oleh Kelompok Pecinta Alam (KPA), hari ini, Jumat, 6 Januari, belasan karung sampah kembali dikumpulkan oleh puluhan anak muda yang tergabung dalam Gerakan Pemuda “Laudato Si”.

Puluhan anak muda gabungan dari berbagai organisasi, seperti PMKRI, IMTB, KMK, dan Orang Muda Katolik (OMK), melakukan bakti sosial pungut sampah di kawasan objek wisata Buntu Burake, sejak pagi hingga menjelang soreh hari tadi.

Berbagai jenis sampah, mulai dari botol minuman ringan, plastik bungkus snack, dan beberpa jenis sampah lainnya, berhasil dikumpulkan para anak muda ini. Hasilnya, belasan karung dan kantong plastik besar sampah dikumpulkan.

BACA JUGA: Foto Sampah di Buntu Burake Viral di Medsos Warga Toraja

Bakti sosial bersih-bersih sampah di Buntu Burake ini dilakukan sebagai bentuk keprihatinan terhadap sikap pengunjung dan wisatawan yang tidak tertib dalam membuang sampah. Juga pesan kepada pihak berwenang agar menyiapkan fasilitas persampahan yang cukup di lokasi objek wisata, sehingga pengunjung bisa membuang sampahnya di tempat sampah tersebut.

“Jika Toraya ingin maelo, jangan buang sampah sembarangan,” sebut Yohanis Parinding, aktivis PMKRI yang ikut dalam bakti sosial tersebut.

Aksi yang dilakukan oleh puluhan anak muda ini terinspirasi oleh seruan ensiklik Paus Fransiskus, dengan judul  On the care for our common home (Dalam kepedulian untuk rumah kita bersama). Dalam ensiklik ini Paus Fransiskus mengkritik konsumerisme dan pembangunan yang tak terkendali, menyesalkan terjadinya kerusakan lingkungan dan pemanasan global.

BACA JUGA: KPA Bersihkan Sampah di Buntu Burake, Volumenya Puluhan Karung

Laudato Si’ sendiri berasal dari bahasa Italia yang berarti “pujian bagi-Mu”.

Menumpuknya sampah di kawasan objek wisata Buntu Burake diduga kuat karena pengunjung yang tidak tertib dan membuang sampah sembarangan. Berikut, minimnya fasilitas kebersihan seperti tempat sampah yang disediakan pemerintah atau penanggung jawab objek wisata Buntu Burake. (Arthur)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*