Home » DIASPORA » Jalan Putus, Warga Bastem Pikul Sepeda Motor dan Memutar Lewat Toraja Utara
Beberapa warga memikul sepeda motor menyeberangi material longsor yang menutupi badan jalan. Selain itu, warga juga terpaksa menerobos banjir dan material longsor untuk menyebrang.

Jalan Putus, Warga Bastem Pikul Sepeda Motor dan Memutar Lewat Toraja Utara

BASTEM — Dua titik tanah longsor yang terjadi di Desa Bonglo, kecamatan Bastem Utara, Kabupaten Luwu, memutuskan jalur transportasi di jalan poros Latuppa-Bastem. Akibatnya, tiga kecamatan di wilayah itu terisolir.

Ketiga kecamatan yang dihubungkan oleh jalan poros yang tertimpa longsor tersebut, masing-masing kecamatan Bastem, Bastem Utara, dan Kecamatan Latimojong.

Dua tebing setinggi kurang lebih 20 meter dan 50 meter yang berada di jalur lintasan jalan penghubung poros Latuppa – Bastem tersebut longsor akibat dalam beberapa hari terakhir wilayah tersebut diguyur hujan dengan intensitas di atas normal.

“Ini akibat hujan  deras yang melanda Bastem sudah beberapa hari terakhir,” ungkap Kepala Desa Pantilang, Santa Manik, kepada karebatoraja.com, Jumat petang, 30 Desember.

Santa Manik, yang mengaku sudah turun ke lokasi longsor, mengatakan hingga saat ini material longsoran masih menutupi badan jalan tersebut. Jalan poros ini, kata dia, merupakan satu-satunya jalan penghubung yang selalu dilewati oleh warga Bastem menuju Latuppa bahkan Kota Palopo. Dampak dari longsor ini, warga terpaksa memutar lewat kabupaten Toraja Utara yang jarak tempuh sekitar satu setengah jam lebih.

“Ada jalur lain lewat Bua, tapi lebih bagus lewat poros Toraja-Palopo,” tambah Santa Manik.

Dia menguraikan, untuk menuntaskan berbagai urusan, tidak sedikit warga yang terpaksa menembus jalur longsor dengan memikul kendaraan roda dua hingga bisa melewati material longsor yang bercampur lumpur dan pepohonan yang roboh akibat longsor.

“Iya pokoknya motor terpaksa mereka pikul melewati material longsor dan tebing yang masih rawan untuk longsor susulan,” ujar seorang warga bernama Anto, yang ditemui di Rantepao, Toraja Utara.

Anto dengan seorang rekannya mengaku menyebrangkan sepeda motor yang mereka pakai karena sebuah urusan mendadak di kota Palopo. (Jufri Tonapa)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*