Home » EKOBIS » DIPA Diterima, Jumlah Uang Beredar di Toraja Tahun 2017 Capai Rp1,6 Trilyun
Bupati Tana Toraja, Nicodemus Biringkanae, bersama beberapa bupati dan walikota se Sulsel, menunggu penerimaan DIPA tahun 2017 di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel, Kamis, 15 Desember 2015. (foto: Humas Tana Toraja)

DIPA Diterima, Jumlah Uang Beredar di Toraja Tahun 2017 Capai Rp1,6 Trilyun

MAKASSAR — Bupati Tana Toraja, Nicodemus Biringkanae dan Bupati Toraja Utara, Kalatiku Paembonan, menerima Daftar Isian Penyelenggaraan Anggaran (DIPA) APBN/PHLN di Makassar, Kamis, 15 Desember 2016. Penerima DIPA tersebut bersamaan dengan 21 kabupaten/kota se Sulawesi Selatan.

Dari jumlah DIPA yang diterima oleh kedua kabupaten, jumlah uang yang diperoleh pemerintah daerah maupun instansi vertikal yang ada di Toraja mencapai Rp1,6 trilyun. Itu berarti, jumlah uang yang akan beredar di Toraja tahun depan mencapai Rp1,6 trilyun. Jumlah itu diperoleh dari DIPA Kabupaten Tana Toraja sebesar Rp863,523 milyar dan Toraja Utara Rp795,041 milyar.

Penyerahan DIPA tahun 2017 tersebut dilakukan oleh Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo kepada para Bupati dan Walikota se Sulawesi Selatan di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulawesi Selatan.

Jumlah DIPA Sulsel tahun 2017 ini mencapai Rp47,33 trilyun. Itu sudah termasuk alokasi dana APBN yang diterima instansi vertikal tingkat provinsi.

Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo dalam sambutannya pada kesempatan itu berharap agar seluruh kabupaten/kota dan instansi vertikal yang telah menerima DIPA ini langsung action di lapangan.

“Implementasi anggaran yang cepat akan berdampak lebih cepat pula pada pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” kata Syahrul

Berikut jumlah DIPA Kabupaten dan Kota se Sulsel tahun 2017:

*Provinsi Sulsel Rp5,204 trilyun
*Bantaeng Rp768,891 milyar
*Barru Rp734,144 milyar
*Bone Rp1,863 trilyun
*Bulukumba Rp1,163 trilyun
*Enrekang Rp832,385 milyar
*Gowa Rp1,305 trilyun
*Jeneponto Rp957,396 milyar
*Luwu Rp1,091 trilyun
*Luwu Utara Rp1,041 trilyun
*Maros Rp1,018 trilyun
*Pangkep Rp1,085 trilyun
*Palopo Rp690,193 milyar
*Luwu Timur Rp940,628 milyar
*Pinrang Rp992,145 milyar
*Sinjai Rp936,893 milyar
*Selayar Rp777,021 milyar
*Sidrap Rp1,025 trilyun
*Soppeng Rp984,603 milyar
*Takalar Rp872,181 milyar
*Tana Toraja Rp863,523 milyar
*Wajo Rp1,234 trilyun
*Parepare Rp644,983 milyar
*Makassar Rp1,845 trilyun
*Toraja Utara Rp795,041 milyar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*