Home » PENDIDIKAN » Bupati Teken 1.051 SK, Polemik Gaji Guru Honorer Berakhir
Bupati Toraja Utara, Kalatiku Paembonan, menemui dan memberikan penjelasan terkait kejelasan SK dan gaji tenaga guru honorer di halaman kantor bupati Toraja Utara, Selasa siang tadi.

Bupati Teken 1.051 SK, Polemik Gaji Guru Honorer Berakhir

KAREBA TORAYA — Bupati Toraja Utara, Kalatiku Paembonan, menegaskan dirinya akan menandatangani Surat Keputusan (SK) pengangkatan 1.051 tenaga guru honorer, yang selama tahun 2016, tidak menerima gaji. Dengan ditandatanganinya SK ini, polemik terkait status maupun gaji guru honorer, diharapkan tidak terjadi lagi.

Hal itu ditegaskan Kalatiku di hadapan ratusan guru honorer yang melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor bupati Toraja Utara, Selasa, 6 Desember 2016.

BACA JUGA: Satu Tahun, Guru Honorer di Toraja Utara Tidak Terima Gaji

“Hari ini saya sudah teken 1051 SK honorer, dan hari Jumat ini akan dibagikan kepada saudara-saudari sekalian,” tegas Kalatiku.

Kalatiku juga menyatakan bahwa pemerintah kabupaten Toraja Utara sudah menyiapkan anggaran sebesar Rp4,9 milyar dalam APBD Toraja Utara tahun 2016. Anggaran ini akan digunakan untuk membayarkan gaji para guru honorer, setelah mereka menerima SK pada Jumat pekan ini. Jika jumlah ini tidak berubah dan dibagi rata, satu tenaga guru honorer hanya mendapat Rp4,6 juta untuk 12 bulan pengabdian mereka.

Pernyataan orang nomor satu di Toraja Utara ini mengakhiri polemik dan perjuangan panjang nan melelahkan yang dilakukan para guru honorer untuk memperoleh kejelasan status maupun gaji mereka. Polemik soal tenaga guru honorer yang diangkat tepat pada masa-masa pilkada tahun lalu itu, memang cukup panjang dan menyita perhatian banyak kalangan. Namun, dengan kesepakatan yang dilakukan antara bupati dengan para guru honorer di halaman kantor bupati, Selasa siang tadi, diharapkan polemik ini segera berakhir. (Herson/Jufri)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*