Home » BERITA FOTO » BERITA FOTO: KPA Bersihkan Sampah di Buntu Burake, Volumenya Puluhan Karung
KONTRAS: Anggota KPA Mahakripa UKI Toraja sedang memungut sampah, di sisi lain, wisatawan asyik berfoto selfie di Buntu Burake.

BERITA FOTO: KPA Bersihkan Sampah di Buntu Burake, Volumenya Puluhan Karung

MAKALE — Prihatin atas kondisi kebersihan dan sampah yang berserakan di objek wisata Buntu Burake, puluhan anggota Kelompok Pecinta Alam (KPA) Toraja melakukan aksi bersih-bersih di kawasan objek wisata paling populer di Tana Toraja itu, Kamis, 5 Januari 2017.

Puluhan anggota KPA ini berasal dari dua kelompok pecinta alam, masing-masing dari Mahasiswa Kristen Indonesia Pencinta Alam (MAHAKRIPA) UKI Toraja dan KPA Anak Rimba Toraja (ART).

Puluhan karung sampah yang berhasil dikumpulkan KPA Mahakripa UKI Toraja dari Objek Wisata Buntu Burake.

Aksi bersih ini digelar dari pagi hingga sore hari dan berhasil mengumpulkan puluhan karung sampah yang sebagian besar adalah sampah kaleng atau botol minuman dan makanan ringan.

Koordinator Aksi Bersih Burake, Sirnayanto Srapi, mengatakan aksi ini sebagai bentuk kepedulian anggota KPA  terhadap objek wisata Buntu Burake, yang dikenal objek wisata religi. “Kebersihan adalah sebagian dari iman,” katanya.

Puluhan karung sampah, yang juga berhasil dikumpulkan anggota KPA Anak Rimba Toraja dari sekitar kawasan wisata religi Buntu Burake.

Mahasiswa Jurusan Teknik Mesin ini, menambahkan inisiatif dari MAHAKRIPA untuk menggelar aksi bersih ini bukan karena masyarakat sedang ribut di media sosial soal sampah di Burake melainkan karena mereka melihat langsung dan memang sangat kotor.

“Mungkin harus dua hari ini, karena tadi waktunya tidak cukup, sedangkan volume sampah sangat besar dan masih banyak yang berserakan di sekitar objek wisata,” ungkap Sirnayanto.

Beberapa anggota KPA Anak Rimba Toraja berfoto bersama di depan karung sampah yang berhasil mereka kumpulkan usai aksi bersih.

Sementara itu, Koordinator KPA Anak Rimba Toraja, Lidya Tandiarrang, menyatakan sangat prihatin dan menyayangkan kondisi yang terjadi di kawasan objek wisata Buntu Burake. Ia mengatakan kondisi ini akibat objek wisata yang statusnya ditutup oleh pemerintah di akhir tahun, sementara animo pengunjung sangat besar.

“Pemerintah harusnya menyiapkan solusi termasuk soal keamanan perjalanan pengunjung dan sarana MCK,” katanya.

Sekelompok wisatawan asal Timika Papua, yang juga melakukan aksi bersih di sekitar patung Yesus Memberkati Buntu Burake, Rabu siang, 4 Januari 2017. (foto by: John Lebar)

Aksi keprihatinan akan kebersihan objek wisata Buntu Burake, sebelumnya juga dilakukan oleh sekelompok wisatawan asal Timika Papua, pada Rabu siang kemarin. Sayangnya karena waktu mereka terbatas sehingga tidak semua sampah yang ada dibersihkan. (Arsyad Parende)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*