Home » WISATA » EVENT » Barista Competition: Event International Tapi Sepi Pengunjung
Bupati Tana Toraja, Nicodemus Biringkanae, serius memperhatikan cara membuat kopi dengan peralatan moderen yang dilakukan oleh seorang barista.

Barista Competition: Event International Tapi Sepi Pengunjung

MAKALE — Kompetisi menyeduh kopi, yang konon bertaraf internasional, yang diselenggarakan Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Selatan di Makale, Tana Toraja, Sabtu, 17 Desember 2016, sepi pengunjung.

Kompetisi yang dibuka oleh Bupati Tana Toraja, Nicodemus Biringkanae, ini hanya dihadiri sekitar 30-an orang tamu undangan di area Pasar Seni Makale. Padahal, kompetisi Barista ini merupakan salah satu bentuk promosi kopi Toraja kepada para penggemar kopi di seluruh dunia.

Kompetisi ini memang dijadwalkan berlangsung selama dua hari, dari tanggal 16-17 Desember 2016. Mudah-mudahan, usai acara pembukaan, masyarakat bisa berjubel datang ke lokasi kompetisi untuk belajar menyeduh dan menyajikan kopi.

Data panitia, ada 48 Barista dari seluruh Indonesia yang mengikuti kompetisi yang baru pertama kali dilaksanakan di Tana Toraja ini.

Barista adalah sebutan untuk seseorang yang pekerjaannya membuat dan menyajikan kopi kepada pelanggan. Kata Barista sendiri berasal dari bahasa Italia, yang berarti pelayan bar.

Meski sepi pengunjung, namun Bupati Tana Toraja, Nicodemus Biringkanae, memberi apresiasi atas terselenggaranya kompetisi barista yang baru pertama kali digelar di Tana Toraja ini. Dia berharap, kompetisi ini bisa menjadi ajang promosi yang baik untuk kopi Toraja. (Arthur)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

share

One comment

  1. mungkin karena kurangnya soaialisasi dari pihak terkait, makanya sepi pengunjung..
    Toraja kan penghasil kopi terbaik di indonesia bahkan di dunia, yaa setidaknya harus ada DUTA KOPI buat promosiin kopi Toraja,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*